Update Berita
Home » Berita MS Jantho » Mediator Ervy Sukmarwati Yang Juga Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho berhasil damaikan Perkara Sengketa Waris

Mediator Ervy Sukmarwati Yang Juga Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho berhasil damaikan Perkara Sengketa Waris

Rabu, 19 Mei 2021 di ruang mediasi Mahkamah Syar’iyah Jantho, Hakim Mediator Ervy Sukmarwati, S.HI., MH kembali berhasil mendamaikan dua pihak yang bersengketa akibat harta peninggalan ( tirkah) melalui proses 2 kali kaukus dalam skema mediasi.

Bukan hal yang mudah mendamaikan para pihak yang bersengketa, tetapi butuh ketenangan dan kelihaian dari mediator dan untuk kesekian kali Mediator Hakim Ervy Sukmarwati, S.HI., MH menunjukkan keahliannya. Sebagaimana diketahui Berdasarkan PERMA Nomor 1 Tahun 2016, Mediasi adalah cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan para pihak dengan dibantu oleh mediator. Mediator adalah hakim atau pihak lain yang memiliki sertifikat mediator sebagai pihak netral yang membantu para pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian.

Perkara sengketa waris yang terdaftar dengan nomor register 140/Pdt.G/2021/MS.Jth merupakan sengketa kewarisan antara suami pewaris dengan saudara kandung pewaris dengan objek sengketa atau objek waris berupa 1 (satu) petak tanah seluas 1100 m2.
Penyelesaian sengketa melalui proses mediasi, dipandang sebagai bentuk penyelesaian sengketa secara damai yang paling tepat, efektif, dan dapat membuka akses yang lebih luas kepada para pihak untuk memperoleh penyelesaian yang memuaskan serta berkeadilan.

Karena perdamaian merupakan cara terbaik dalam menyelesaikan persengketaan di antara pihak berperkara. Dengan perdamaian, maka pihak-pihak berperkara dapat menjajaki suatu resolusi yang saling menguntungkan satu sama lain. Ini dikarenakan, dalam perdamaian, yang ditekankan bukanlah aspek hukum semata, namun bagaimana kedua belah pihak tetap dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari pilihan-pilihan yang mereka sepakati.

Disini terlihat pula bahwa dengan perdamaian, penyelesaian justru lebih mengedepankan sisi humanitas dan keinginan untuk saling membantu dan berbagi. Tidak ada pihak yang kalah maupun menang, yang ada hanyalah pihak yang menang secara bersama-sama.

Dengan keberhasilan mediasi perkara waris 140/Pdt.G/2021/Ms.Jth, semoga menjadi jejak bagi perkara-perkara lain yang sejenis untuk mengikuti hal yang sama. Karena dalam perkara sengketa kebendaan/harta, baik diselesaikan dengan jalan mediasi atau diselesaikan dengan proses persidangan harta tersebut tidak akan bertambah juga tidak akan berkurang. Hanya saja jika dapat diselesaikan dengan jalan mediasi, sengketa tersebut dapat diselesaikan dengan lebih cepat, biaya ringan, serta tidak akan ada pihak yang merasa menang atau dikalahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

× Chat Kami