Update Berita
Home » Berita MS Jantho » Majelis Hakim Sidang Mahkamah Syar’iyah Jantho, sidang Desente di Ajuen Peukan Bada

Majelis Hakim Sidang Mahkamah Syar’iyah Jantho, sidang Desente di Ajuen Peukan Bada

Jantho, Aceh Besar.
Mahkamah Syar’iyah Jantho pada Hari ini, Selasa tanggal 17 Oktober 2020 pukul 09.00 WIB membuka sidang di Dusun Ajuen Gampong Ajuen Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Persidangan dilapangan tersebut, guna melaksanakan Sidang Pemeriksaan Setempat (gerechtelijke plaatsopneming, check on the spot, descente). Dalam perkara harta bersama Nomor 127/Pdt.G/2020/MS.Jth.

Pemeriksaan setempat tersebut dihadiri oleh Majelis Hakim C3 Mahkamah Syar’iyah Jantho, serta dibantu oleh Hadi, S.H sebagai Panitera Pengganti, Bahrum SH sebagai Jurusita Pengganti dan Iqbal Spt sebagai petugas ukur, turut hadir pula Kuasa Penggugat M Yusuf S.H dan Izwar S.H dan kuasa hukum Tergugat Heni Naslawaty S.H.

Pemeriksaan setempat juga dibantu oleh perangkat desa yang pada kesempatan ini hadir Geuchik Ajuen Ferdiansyah dan aparat keamanan dari Kepolisian Sektor Peukan Bada untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan setempat tesebut.

Setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim menerangkan bahwa pemeriksaan setempat ini bertujuan untuk memperjelas letak, luas dan batas- batas objek sengketa. Hasil pemeriksaan setempat merupakan salah satu dasar pertimbangan Hakim dalam memutuskan perkara ini agar memiliki keakuratan dan kevalidan Objek Sengketa untuk hukum yang berkeadilan kepada semua pihak dan untuk menghindari putusan tidak illusoir ( hampa ), serta dapat dieksekusi. Ujar ketua Majelis pada saat membuka sidang desente.

Proses pengukuran objek sengketa berupa tanah berserta ruko diatasnya dilaksanakan oleh Bahrum SH dan Iqbal SPt sesuai dengan petunjuk dan diawasi langsung oleh Majelis Hakim dan ikut pula Kuasa Penggugat serta Kuasa Tergugat, pihak perangkat gampong serta aparat keamanan menyaksikan Proses pengukuran objek dimaksud.

Dalam penutupan sidang Bapak Ketua Majelis Menyampaikan bahwa, Pemeriksaan setempat yang dilaksanakan oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho tersebut mengacu pada Pasal 180 RBg/ Pasal 211- pasal 214 RV dan SEMA Nomor 7 Tahun 2001.

Yang mana Sidang pemeriksaan setempat (Descente) adalah merupakan tahapan persidangan, dimana hakim komisioner atau majelis hakim akan turun kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi (riil) terhadap objek sengketa, apakah objek sengketa yang terungkap dipersidangan sesuai dengan kondisi (riil) dilapangan, hal ini dilakukan agar jangan sampai putusan Pengadilan Agama Bengkulu yang dihasilkan akhirnya nanti non executable (eksekusi yang tidak dapat dijalankan). Ujar bapak Ketua Majelis dengan nada suara lugas,” mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif para pihak yang ikut serta dalam sidang desente ini sehingga berlancar tanpa kendala suatu apapun” pungkas Ketua Majelis seraya menutup persidangan. (Mur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

× Chat Kami