Update Berita
Home » Berita MS Jantho » Jalankan amanat Pasal 180 Rechtreglement voor de Buitengewesten ( Rbg ) Majelis Hakim Jantho, laksanakan Desente di Lamteuba.

Jalankan amanat Pasal 180 Rechtreglement voor de Buitengewesten ( Rbg ) Majelis Hakim Jantho, laksanakan Desente di Lamteuba.

Rabu, 21 Oktober 2020

Mahkamah Syar’iyah Jantho pada Hari ini, Rabu tanggal 21 Oktober 2020 pukul 08.30 WIB membuka sidang di Mesjid Gampong Lamteuba Dro Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Persidangan dilapangan tersebut, guna melaksanakan Sidang Pemeriksaan Setempat (gerechtelijke plaatsopneming, check on the spot, descente). Dalam perkara harta bersama Nomor 227/Pdt.G/2020/MS.Jth.

Pemeriksaan setempat tersebut dihadiri oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho, Yusnardi, S.H.I., M.H sebagai Ketua Majelis, serta Hakim Anggota, Murtadha, Lc dan Fadhlia, S.Sy, serta dibantu oleh Fazilah Febriana, S.H sebagai Panitera Pengganti, Adli sebagai Jurusita Pengganti dan Ibnu Sina sebagai petugas ukur, turut hadir pula Penggugat dengan didampingi kuasa hukumnya tanpa hadirnya Tergugat.

Pemeriksaan setempat juga dibantu oleh perangkat desa yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ushuluddin selaku sekretaris Gampong Lamteuba Dro, dari aparat keamanan dari Kepolisian Sektor Seulimeum dengan dipimpin langsung oleh Aiptu Joherman untuk menjaga kelancaran proses pemeriksaan setempat tesebut.

Setelah membuka sidang, Ketua Majelis Hakim Yang Mulia Yusnardi, S.H.I.,M.H menerangkan bahwa pemeriksaan setempat ini bertujuan untuk memperjelas letak, luas dan batas- batas objek sengketa. Hasil pemeriksaan setempat merupakan salah satu dasar pertimbangan Hakim dalam memutuskan perkara ini agar memiliki kevalidan Objek Sengketa untuk keadilan hukum kepada semua pihak dan agar putusan tidak illusoir ( hampa ), dapat dieksekusi. Ujar ketua Majelis dibalik Teriknya Sinar Matahari yang mulai menyegat.,

Proses pengukuran objek sengketa berupa sawah dan rumah dilaksanakan oleh Adli dan Ibnu Sina sesuai dengan petunjuk dan diawasi langsung oleh Majelis Hakim dan ikut pula Penggugat, pihak perangkat gampong serta aparat keamanan beserta kuasa hukum Penggugat menyaksikan Proses pengukuran objek dimaksud.

Meskipun medan yang cukup jauh dan sulit untuk sampai di lokasi objek sengketa ditambah dengan teriknya matahari yang cerah serta kicauan burung alam serta keindahan panorama alam lamteuba yang indah, namun hal tersebut semakin membakar semangat aparatur Mahkamah Syar’iyah Jantho untuk memberikan pelayanan terbaik dalam pemeriksaan setempat tersebut.

Dalam penutupan sidang Bapak Ketua Majelis Menyampaikan bahwa, Pemeriksaan setempat yang dilaksanakan oleh Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho tersebut mengacu pada Pasal 180 RBg/ Pasal 211- pasal 214 RV dan SEMA Nomor 7 Tahun 2001.

Yang mana Sidang pemeriksaan setempat (Descente) adalah merupakan tahapan persidangan, dimana hakim komisioner atau majelis hakim akan turun
kelapangan untuk melihat secara langsung kondisi (riil) terhadap objek sengketa, apakah objek sengketa yang terungkap dipersidangan sesuai dengan kondisi (riil) dilapangan, hal ini dilakukan agar jangan sampai putusan Mahkamah Syar’iyah Jantho yang dihasilkan akhirnya nanti non executable (eksekusi yang tidak dapat dijalankan). Ujar bapak Ketua Majelis dengan nada suara tegas,” mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif para pihak yang ikut serta dalam sidang desente ini sehingga berlancar tanpa kendala suatu apapun” pungkas Yang Mulia Yusnardi SHi MH selaku Ketua Majelis.
( FDL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*